Vol. 1 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Herbal Science and Innovation (IJHerbSI)
Articles

Penetapan Kadar Flavonoid Total Dan Fenol Total Dari Tanaman Pacing Pentul (Costus spicatus)

Asep Roni
Faculty of Pharmacy, Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno-Hatta No. 754, Bandung 40617, Indonesia
Intan Sri Mulyati
Faculty of Pharmacy, Universitas Bhakti Kencana, Jl. Soekarno-Hatta No. 754, Bandung 40617, Indonesia
Dadang Juanda
Department of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published 2025-12-31

Keywords

  • fenol,
  • flavonoid,
  • Pacing Pentul

How to Cite

Roni, A., Mulyati, I. S., & Juanda, D. (2025). Penetapan Kadar Flavonoid Total Dan Fenol Total Dari Tanaman Pacing Pentul (Costus spicatus) . Indonesian Journal of Herbal Science and Innovation, 1(2), 68–76. https://doi.org/10.64673/ijherbsi.v1i2.11

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menstabilkan radikal bebas melalui mekanisme donor elektron, sehingga dapat mencegah terjadinya reaksi berantai yang berpotensi merusak sel, protein, lipid, dan enzim. Pacing pentul (Costus spicatus) adalah tanaman dari genus Costus yang diketahui mengandung flavonoid dan senyawa fenolik yang berperan sebagai antioksidan dalam menetralkan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total dan fenol total pada ekstrak daun dan rimpang pacing pentul. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode refluks bertingkat dengan pelarut berbeda tingkat kepolarannya, yaitu n-heksana, etil asetat, dan etanol 96%. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan menggunakan pereaksi AlCl₃, sedangkan kadar fenol total ditetapkan menggunakan pereaksi Folin–Ciocalteu. Pengukuran dilakukan dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 415 nm untuk flavonoid dan 765 nm untuk fenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% memiliki kadar flavonoid total tertinggi, baik pada daun (9,049 mg QE/100 mg ekstrak) maupun rimpang (4,424 mg QE/100 mg ekstrak). Kadar fenol total tertinggi juga diperoleh dari ekstrak etanol 96%, masing-masing sebesar 7,984 mg GAE/100 mg ekstrak pada daun dan 3,868 mg GAE/100 mg ekstrak pada rimpang.